Yamal Jadi Korban Rasis saat Barcelona Bungkam Atletico

Barcelona menang 2-1 di markas Atletico Madrid pada Minggu (5/4), tetapi pertandingan di Riyadh Air Metropolitano juga diwarnai insiden rasis terhadap Lamine Yamal. Pemain muda Barcelona itu mendapat hinaan dari sejumlah suporter tuan rumah saat tampil menonjol sepanjang laga.
Kemenangan ini membuat Barcelona memperlebar jarak dari Real Madrid menjadi tujuh poin. Hasil itu juga menambah panas suasana jelang pertemuan berikutnya antara Barcelona dan Atletico Madrid di leg pertama Liga Champions pada tengah pekan depan.
Yamal tampil sebagai salah satu pemain paling berbahaya di kubu Barcelona. Dia berulang kali merepotkan lini belakang Atletico lewat kecepatan, tusukan, dan pergerakan agresif di area serang.
Di tengah penampilan impresif itu, sorotan justru datang dari tribune. Video yang beredar di media sosial memperlihatkan sejumlah suporter Atletico melontarkan hinaan bernada rasis kepada pemain muda Barcelona tersebut.
🤬 هتافات عنصرية تجاه لامين امس
— FCB World (@forcabarca_ar) April 5, 2026
🗣️ انت قبيح جدًا
🗣️ اذهب إلى لمغرب المغرب pic.twitter.com/sMgKbkuaXK
Dalam rekaman itu terdengar ejekan yang menyinggung latar belakang Maroko milik Yamal. Video yang ramai beredar sejak Minggu juga menunjukkan hinaan itu dilontarkan oleh sebagian pendukung tuan rumah saat pertandingan berlangsung.
Insiden tersebut terjadi ketika Yamal sedang tampil sangat aktif. Dia membuat beberapa lari berbahaya, melepaskan umpan trivela yang mencuri perhatian, dan sempat membuat bola membentur tiang gawang.
Barcelona terus menekan hingga akhir laga. Pada masa injury time, seorang pemain Atletico mendapat kartu merah setelah melanggar Yamal saat tim tamu terus memburu gol penentu.
Gol kemenangan akhirnya datang lewat Robert Lewandowski pada menit ke-87. Gol itu memastikan Barcelona menuntaskan comeback dan membawa pulang tiga poin penting dari markas Atletico.
Setelah pertandingan, Hansi Flick mengungkapkan Yamal sempat merasa sedikit kesal. Meski begitu, pelatih Barcelona itu tetap memberi dukungan penuh kepada pemainnya.
Sampai kini, pemain dan staf Barcelona belum memberikan komentar publik terkait nyanyian rasis tersebut. Insiden di markas Atletico ini menjadi kasus terbaru dari perlakuan serupa yang sebelumnya juga pernah menimpa Yamal.
Yamal sendiri pernah berbicara soal pengalaman menghadapi tindakan rasis. Karena itu, kejadian ini kembali menyorot masalah rasisme yang sampai sekarang belum benar-benar hilang dari sepak bola.
Posting Komentar untuk "Yamal Jadi Korban Rasis saat Barcelona Bungkam Atletico"