
Barcelona dan Liverpool masuk persaingan untuk mendapatkan Micky van de Ven dari Tottenham Hotspur pada bursa transfer musim panas.
Menurut laporan De Telegraaf, kedua klub sedang mencari bek tengah kidal berkualitas. Profil itu membuat Van de Ven masuk radar karena dinilai cocok untuk memperkuat lini belakang.
Bek asal Belanda itu menjadi salah satu pemain paling menonjol di Tottenham musim ini. Saat Spurs tampil tidak stabil, Van de Ven tetap menjaga reputasinya sebagai salah satu bek muda yang menjanjikan di Eropa.
Barcelona sebelumnya sempat mengejar Alessandro Bastoni dari Inter Milan. Namun, langkah itu tidak berkembang karena sikap Inter dan tuntutan finansial yang tinggi.
Situasi kontrak Van de Ven ikut membuka ruang transfer. Tottenham sudah berbulan-bulan mencoba mencapai kesepakatan baru, tetapi pembicaraan belum berjalan sesuai harapan.
Untuk saat ini, kesepakatan baru belum dekat. Van de Ven pun berpeluang menilai tawaran dari klub lain yang punya ambisi lebih besar untuk bersaing memperebutkan trofi besar.
Jika negosiasi kontrak tetap buntu, Tottenham bisa terdorong membahas biaya transfer pada musim panas ini.
Kembalinya Luka Vuskovic setelah masa pinjaman impresif di Hamburg juga bisa memengaruhi sikap Spurs. Dengan calon pengganti yang tersedia, Tottenham punya ruang lebih besar untuk mendengar tawaran.
Meski begitu, posisi Tottenham masih kuat. Van de Ven terikat kontrak hingga 2029, sehingga klub London itu tidak berada dalam tekanan besar untuk menjual.
Minat dari Barcelona dan Liverpool juga membuat Tottenham punya posisi tawar bagus jika akhirnya membuka pintu transfer.
Tulis Komentar
Posting Komentar