
Barcelona mengubah strategi transfer mereka. Klub kini tidak mau asal belanja pemain sebelum Hansi Flick, Deco, Joan Laporta, dan komisi olahraga berada di satu suara.
Menurut Carlos Monfort dari SPORT, Barcelona lebih mengutamakan keputusan kolektif sebelum mengambil langkah besar dalam perekrutan pemain.
Setiap transfer penting harus mendapat dukungan dari Hansi Flick, komisi olahraga, Deco, dan Presiden Barcelona, Joan Laporta.
Barcelona ingin benar-benar yakin seorang pemain cocok dengan kebutuhan tim sebelum bergerak. Klub tidak mau terbawa tekanan media atau rumor bursa transfer.
Dalam beberapa pekan terakhir, ada sejumlah laporan soal pertemuan dan kontak yang menurut sumber klub tidak pernah terjadi.
Salah satunya adalah kabar pertemuan Deco dengan Moussa Sissoko, agen Bradley Barcola. Di internal Barcelona, laporan itu dianggap tidak punya dasar.
Barcelona menilai pendekatan yang lebih tenang ini membantu perkembangan tim. Klub merasa proyek saat ini masih berjalan ke arah yang benar tanpa perlu perombakan besar.
Meski gagal di Copa del Rey dan Liga Champions, Barcelona percaya mereka hanya kalah karena detail kecil dari lawan yang sama di dua kompetisi tersebut.
Stabilitas, kesinambungan, dan perencanaan yang matang kini jadi pegangan Barcelona dalam bergerak di bursa transfer.
Namun, pendekatan ini bukan berarti klub selalu bergerak lambat. Jika ada target prioritas dan semua pihak sepakat, Barcelona siap bertindak cepat.
Anthony Gordon menjadi contoh. Transfernya diselesaikan diam-diam dan dalam waktu relatif singkat, meski ada beberapa klub lain yang juga memantau.
Tidak semua pemain mendapat tingkat persetujuan yang sama. Kasus Alessandro Bastoni menunjukkan hal itu.
Pembicaraan soal Bastoni berjalan selama beberapa bulan dan kesepakatan personal dinilai positif. Namun, Barcelona tidak ingin menyelesaikan transfer jika staf pelatih belum sepenuhnya mendukung.
Hal yang sama juga berlaku untuk Bernardo Silva dan Marc Cucurella.
Silva sudah lama dikagumi karena kualitasnya, tetapi tidak pernah dianggap sebagai prioritas mutlak. Situasi Cucurella juga berbeda karena keseimbangan skuad dan kebutuhan membuka ruang membuat transfer cepat sulit dilakukan.
Bagi Barcelona, langkah transfer kini tidak lagi diambil secara terburu-buru. Klub baru akan bergerak ketika semua pihak memiliki pandangan yang sama. Jika belum ada kesepakatan, mereka lebih memilih bersabar dan menunggu momen yang tepat.
Tulis Komentar
Posting Komentar