
Barcelona kesulitan melepas Marc-Andre ter Stegen pada musim panas ini karena gaji tinggi dan kontraknya masih berlaku hingga 2028.
Menurut laporan AS, situasi kapten Barcelona itu menjadi salah satu pekerjaan tersulit Deco di bursa transfer. Ter Stegen tidak lagi masuk rencana utama setelah Joan Garcia dipasang sebagai kiper nomor satu.
Barcelona butuh solusi agar ruang gaji, pendaftaran pemain, dan rencana skuad bisa lebih longgar. Kepergian Robert Lewandowski sudah membantu mengurangi beban gaji, tetapi kasus Ter Stegen tetap penting.
Masalahnya, posisi Ter Stegen masih kuat. Ia punya kontrak panjang, sementara riwayat cedera membuat klub lain ragu mengambil langkah permanen.
Ajax menjadi salah satu klub yang memantau situasinya. Michel, yang akan melatih klub Belanda itu musim depan, pernah bekerja dengan Ter Stegen saat masa peminjaman di Girona dan menghargai pengalaman serta kepemimpinannya.
Namun, skema transfer permanen sulit terjadi. Ajax tidak diperkirakan membayar biaya besar. Opsi paling realistis adalah peminjaman, dengan Barcelona tetap menanggung sebagian gaji sang kiper.
Pemutusan kontrak dengan kompensasi juga masuk opsi, tetapi peluangnya kecil karena kontrak Ter Stegen masih tersisa dua tahun.
Hansi Flick kini mengandalkan Joan Garcia sebagai kiper utama. Wojciech Szczesny juga diperkirakan tetap menjadi pilihan kedua.
Di sisi lain, Ter Stegen kini lebih terbuka mencari solusi dibanding musim panas lalu. Ia sadar tidak masuk rencana Flick dan ingin kembali mendapat menit bermain.
Bagi Barcelona, melepas seluruh beban gaji Ter Stegen menjadi skenario terbaik. Namun, opsi itu belum realistis.
Jika Ajax menawarkan menit bermain, status penting, dan pelatih yang familiar, Barcelona kemungkinan tetap harus menanggung sebagian gajinya agar transfer bisa berjalan.
Tulis Komentar
Posting Komentar