
Barcelona tidak membeli Hamza Abdelkarim sebagai jawaban instan untuk posisi nomor sembilan. Justru itu yang membuat transfer ini menarik.
Ia baru 18 tahun, masih mentah, dan masih harus beradaptasi dengan kerasnya sepak bola Eropa. Namun Barcelona sudah cukup yakin untuk mengaktifkan opsi pembelian sekitar 1,5 juta euro plus variabel.
Bagi klub yang masih harus menghitung setiap euro, keputusan ini bukan sekadar belanja kecil. Barcelona sedang memasang taruhan pada potensi striker muda Mesir tersebut.
Proyek Murah, Jalan Besar
Abdelkarim cocok dengan jenis pasar yang harus dikuasai Barcelona: muda, terjangkau, punya ruang tumbuh, dan belum telanjur mahal.
Ia masih berada di jalur pengembangan, tetapi situasinya bisa berubah cepat. Abdelkarim akan membela Mesir di Piala Dunia dan punya kesempatan mencuri perhatian Hansi Flick pada pramusim.
Bagi pemain seusianya, pramusim bukan hanya ajang ikut latihan bersama tim utama. Itu bisa menjadi audisi pertama untuk menunjukkan apakah ia cukup dekat dengan level yang diminta Flick.
Secara fisik, Abdelkarim sudah punya modal kuat. Kini, ia perlu membuktikan bahwa tubuh dan potensinya bisa diterjemahkan ke dalam permainan Barcelona.
Profil yang Tidak Banyak Dimiliki Barca
Abdelkarim belum siap menjadi starter. Namun ia menawarkan sesuatu yang tidak terlalu banyak dimiliki Barcelona saat ini.
Flick punya banyak pemain depan yang senang bergerak, melebar, mengombinasikan bola, dan menyerang dari sisi lapangan. Lamine Yamal membawa dorongan dari kanan. Raphinha memberi intensitas dan permainan vertikal.
Abdelkarim berbeda. Ia lebih dekat dengan profil striker kotak penalti.
Ia punya naluri menyerang umpan silang, mengikat bek tengah, masuk ke area tembak, dan menjadi target ketika ruang mulai sesak. Melawan blok rendah, tipe pemain seperti ini bisa berguna.
Barcelona sering tidak kekurangan bola. Yang kadang hilang adalah sosok yang benar-benar hidup di depan gawang ketika lawan menumpuk pemain di area sendiri.
Namun ada syarat besar. Dalam tim Flick, striker bukan hanya penuntas serangan. Ia juga titik awal pressing. Jika Abdelkarim bisa memahami tuntutan itu, jalannya menuju menit bermain akan lebih terbuka.
Piala Dunia Bisa Mempercepatnya
Pemanggilan Abdelkarim ke skuad Mesir untuk Piala Dunia datang pada waktu yang tepat.
Berlatih dan bepergian dengan pemain senior, berbagi ruang ganti dengan nama seperti Mohamed Salah, serta merasakan tekanan turnamen besar bisa mempercepat pembentukan mentalnya.
Barcelona tetap perlu berhati-hati. Jalur paling masuk akal adalah menilainya pada pramusim, lalu memberinya ruang tumbuh sepanjang musim dengan kesempatan terbatas di tim utama.
Jika Barcelona mendatangkan striker besar, itu tidak otomatis menjadi kabar buruk untuk Abdelkarim. Justru, kehadiran pemain senior bisa melindunginya dari beban yang terlalu cepat.
Abdelkarim bukan rekrutan besar yang langsung mengubah wajah tim. Ia adalah proyek nomor sembilan yang masih harus dipoles.
Tetapi di pasar transfer yang makin mahal, taruhan seperti ini bisa menjadi langkah paling masuk akal: murah, muda, dan cukup menarik untuk membuat Flick ingin melihatnya lebih dekat.
Tulis Komentar
Posting Komentar