
Raphinha terancam absen di sisa laga Piala Dunia 2026 setelah mengalami robekan hamstring saat membela Brasil.
Winger Barcelona itu mengalami cedera dalam laga fase grup melawan Haiti yang berakhir dengan kemenangan 3-0 untuk Brasil. Raphinha harus meninggalkan lapangan pada menit ke-40 setelah merasakan nyeri di paha kanan.
Menurut laporan Xavi Hernandez Navarro dari ARA, hasil pemeriksaan medis mengonfirmasi adanya robekan hamstring. Cedera tersebut terjadi pada dua kelompok otot yang beberapa kali mengganggunya dalam setahun terakhir.
Situasi ini menjadi pukulan bagi Brasil yang masih melanjutkan perjalanan di Piala Dunia. Di sisi lain, Barcelona juga menunggu perkembangan kondisi salah satu pemain pentingnya tersebut.
Musim 2025/2026 menjadi periode yang sulit bagi Raphinha karena berkali-kali diganggu cedera otot.
Masalah itu bermula pada September saat ia mengalami cedera hamstring dalam pertandingan melawan Real Oviedo. Raphinha sempat diperkirakan pulih tepat waktu untuk El Clasico di Santiago Bernabeu, tetapi mengalami kambuh beberapa hari sebelum pertandingan. Hansi Flick kemudian mengakui Barcelona terlalu cepat memaksanya kembali bermain.
Raphinha baru kembali pada akhir November saat menghadapi Chelsea setelah absen selama dua bulan. Namun, ia kembali mengalami cedera otot pada akhir Januari.
Ia sempat pulih pada Februari, tetapi kembali mendapat masalah saat membela Brasil pada Maret. Cedera tersebut membuatnya absen pada fase krusial Liga Champions.
Meski terus diganggu masalah kebugaran, performa Raphinha tetap impresif. Dalam 33 penampilan musim ini, pemain asal Brasil itu mencetak 21 gol dan menyumbang tujuh assist.
Di tengah situasi tersebut, minat dari Arab Saudi juga terus berkembang. Klub-klub Saudi dilaporkan masih berupaya membujuk Raphinha dengan tawaran finansial besar.
Cedera terbaru ini membuat beberapa bulan ke depan berpotensi menjadi periode penting bagi Raphinha, baik terkait masa depannya di Barcelona maupun kelanjutan kariernya.
Tulis Komentar
Posting Komentar